11 Januari, 2009

aku ingin jadi aku

aku tak ingin merubah aku untukmu
aku tetap ingin menjadi seorang aku
aku ingin tetap seperti aku
aku tak ingin menjadi yang seharusnya
aku mohon
terima aku apa adanya
aku tak ingin seperti malaikat
tapi jika boleh aku ingin jadi seseorang yang berhati malaikat
aku memang bukan kupu-kupu
tapi aku harap aku bisa bebas sebebas kupu-kupu
aku memang bukan batu karang
tapi aku mohon Tuhan
jadikanlah hatiku setegar batu karang
aku memang bukan bill gates
aku cuma pengen jadi yang lebih pintar dari sekarang
karena apapun aku, aku tetap ingin menjadi aku
seburuk apapun aku, aku memang harus menjadi aku
AKU CINTA DIRIKU

MERASA HEBAT

aku bukan sedang menulis lirik lagu lelaki hebatnya seventeen cuma aku sedang ingin membahas tentang kata hebat. apa sih esensi dari hebat itu. apakah semacam kata yang melebih-lebihkan derajat seseorang ataukah sesuatu yang membuat sesuatu yang lain tampak berbeda di mata umum. biarpun terkesan aneh dan gak penting banget buat di bahas tetapi asal kau tau saja sepertinya hidupku emang dipenuhi bahasan-bahasan yang gak penting dan memalukan. kembali ke sal hebat. apa kriteria hebat itu? ini bukan semacam pernyataan tetapi option antara benar dan tidak.
  1. apakah hebat itu terlihat seperti dosen dengan postur seperti badut? ( gak bermaksud menghina siapapun )
  2. apa hebat itu terlihat sok tahu di segala mata kuliah, sampe-sampe mau bikin aku mntah di kelas? ( sekali lagi gak bermaksud menyinggung siapapun )
  3. apa hebat itu gak pernah absen kuliah?
  4. apa hebat itu selalu ngerjain tugas dan ngumpulin tepat waktu?
  5. apa hebat itu selalu ketiduran saat sedang boker? ( yang ini enmang bermaksud menghina )
  6. dan sebenernya masi banyak option tentang hebat cuma jari ku capek buat ngetik
tapi yang jelas hebat menurutku bukanlah semacam superman ato wonder women ala mulan jameela tapi hebat itu alah sum one yang mau mengakui kekurangan dan mau nunjukin jati diri kita sendiri. gak idu dalam kepalsuan atas identitas diri sendiri. inilah hebat menurutku

berpikir

berpikir adalah tuntutan hidupku saat ini. dalam keseharianku aku di tuntut harus selalu berpikir. peduli setan aku sedang mandi, boker, telpon, termenung, melamun, makan atau tidur. sewmua itu harus ada unsur pemikirannya. karena apa??? karena aku adalah mahasiswa filasafat. dengan semua pemikiran tolol yang kadang-kadang melampaui batas pemikiran orang biasa dan terlalu noak untuk dimunculkan ke muka umum. dengan bangga aku berkata aku adalah mahasiswa filsafat dengan pemikiran yang penuh kefilsafatan

kadang

aku sendiri bingung terhadap pemikiranku, dari A tiba-tiba saja bisa menjadi Z.. dari yang baik-baik saja tiba-tiba saja bisa menjadi seorang yang brutal. kenyataan hidupku juga sepertinya sealiran dengan kebrutalanku ini. setiap detik dalam hidupku selalu dikejutkan dengan hal-hal yang berbeda. mulai dari kisah klasik about pacaran. kisah standar about UJIAN n then kisah tentang sekte in the city yang selalu punya gossip terhangat seputar filsafat ( bah macam berita saja seputar indonesia ) inilah kehidupanku yang sampai sekarang masih ku cari-cari maknanya. masih ku kais-kais esensinya bahkan masih ku tangisi dalam tawa. termenung tertumpah di dalam hasrat ingin membunuh siapa saja yang menggangguku saat ini di tempat ini dengan jari yang tak berhenti-berhenti bermain layaknya pianis bermain diatas tuts puano dengan dentingnya yang indah. BEDANYA hasil dari pada jari ini bukan denting yang indah akakn tetapi tumpahan hati yang hampir-hampir membusuk di hati ini. ituPUN sudah ada yang terhilangkan dari memori yang sudah kepenuhan oleh hala-hal yang tidak penting.