18 Desember, 2009

perempuan ini

perempuan dengan luka
pening,
serasa nyawa setengah melayang

perempuan dengan tangis,
tak peduli cemooh terdengar dari segala arah

perempuan ini tertawa,
menertawakan kebodohannya sendiri

perempuan ini ingin amnesia
ingin lupa pada sakitnya

perempuan dengan pisau,
ingin membelah perutnya sendiri,
mengambil hatinya,
dan menguliti sisa-sisa kasih untuk yang telah menyakiti.

perempuan dengan kemarahan,
menjambak-jambak rambutnya,
berharapdapat menegaluarkan otak dari tempurunganya,
dan menghilangkan memori tantang dia,

perempuan ini,
perempuan yang sedang sakit hati..

putus asa yang lalu

telah kuletakkan batu nisan di atas perasaan ku untukmu
telah kuhabiskan perasaanku untukmu dalam tangisku semalam
aku tak ingin lemah
tapi jiwaku berkata lain
aku tak ingin mengalah
tapi aku juga sadar tak banayak kesempatan untuk menang
ya sudah
aku mundur teratur
berucap selamat tinggal
dan benar mengubur kasih untukmu