ada cinta di balik rimbun pohon nangka
ada kepulan asap rokok yang bersahutan dari segala arah
ada banyak tanda-tanda gila di daerah ini
tanda-tanda cinta
tanda-tanda benci
tanda-tanda permusuhan
dan tanda-tanda neraka
kau akan tahu jika sudah berada di sini
di kampus yang tidak biru
dan kau akan selalu merindukan banyak ketidaknormalan
jika kau sudah pernah menjadi bagian daerah ini
19 Desember, 2010
13 Desember, 2010
remembering your smile
kalau senyum gigi jeleknya keliatan
selalu sok imut di depan kamera
sepeda baru yang unyu
kangen kamu pal
selalu sok imut di depan kamera
sepeda baru yang unyu
kangen kamu pal
happy ( sad ) birthday lusi
Astaga begitu kontradiksinya hari ini,
Hari ini adalah ulang tahunku yang kedua puluh.
Tua tua dan tua
Terima kasih Tuhan untuk semua pencapaian ini,
Untuk semua tawa dan tangis,
Untuk semua cinta dan benci,
Untuk semua luka dan bahagia,
Dan untuk perpisahan ini, ( untuk yang ini aku tidak bisa berterima kasih ),
Ya, hari ini hari ulang tahunku,
Tapi hari ini juga yang memaksaku berpisah dengan dua orang yang aku cintai,
Kakak dan keponakanku tercinta,
Mereka harus pergi, menetap di tempat yang jaraknya sehari semalam dari rumahku,
How sad and how bad?
Kami memang tidak pernah bisa akur selama ini,
Tapi paling tidak hubungan inilah yang membuat kami dekat,
Apapun yang terjadi hari ini
I hope God always blessing you pal, and mbak buk, you’re the best sister i ever had,,
Waiting all of you back home!!!!
posting yang ditulis tanggal 6 desember 2010
14 November, 2010
kamu seperti buah simalakama
jika aku tidak memilikimu aku bisa mati
tapi jika aku memilikimu dia yang akan mati
nb: terinspirasi gara-gara hujan barusan
tapi jika aku memilikimu dia yang akan mati
nb: terinspirasi gara-gara hujan barusan
01 November, 2010
Tentang biru ( lagi )
Ternyata ini bukan sebuah proses melepas beban yang mudah
Aku kira setelah aku memuntahkan yang tersimpan di hati beban ku akan hilang
Ternyata tidak,
Hanya saja hal ini menggeneralisasikan beban lain
Beban yang baru
Tentang sebuah perasaan di tempat lain
( di hatimu )
Diam itu emas
Tapi racun bagiku
Aku tetap harus memakai topeng untuk menutupi lara
Aku tetap harus tertawa
Namun tawa ini luka
23 Oktober, 2010
selamat pagi
Selamat pagi
Pagi dalam diam
Pagi dalam kesendirian
Selamat pagi
Aku akan mulai bercerita,
Aku mulai mendunia
Selamat pagi
Sebelum mentari beranjak naik,
aku akan bersiap untuk berlari..
20 Oktober, 2010
hari ini (senin), 18 oktober 2010
Hari ini
Hanya hari ini saja
Langkahku akan terasa amat sangat berat
Bebanku baru saja aku lepas
Tetapi tidak dengan rasaku
Sepertinya jadi sama saja
Easy come; easy go
apa aku menyesal tentangmu?
Apa aku menyesal tentangmu?
Aku rasa tidak
Hanya saja yang aku sesalkan
Aku jatuh pada perasaan
Aku kalah denganmu di sisi ini
Yah sudahlah
Sepenuhnya salahku
Mengandalkanmu
Menuhankanmu
Dan terakhir lebih dari sekedar menyukaimu
18 Oktober, 2010
Sekuel Biru dan senja bag. 4
Tak ada yang bisa di harap dari biru yang memudar menjadi kelabu
Tepatnya pandanganku yang memudar untuknya
Sebab kesimpulanku
Biru tak membutuhkanku
Maaf aku tidak bisa membencimu
Paradoks
Itulah istilah yang tepat untukmu ( dari sisi aku )
Apa yang aku katakan adalah kebalikan dari apa yang aku rasakan
Maaf aku tak berani jujur
Tapi untuk statement tentang benci padamu
Kali ini aku jujur
Aku tidak bisa membencimu
Langganan:
Komentar (Atom)



