21 Januari, 2009
hanya sedikit andai
andai hidup tak hanya melihat tingkahku yang kebingungan menghadapi skenario yang menyebalkan ini. andai hidup mengulurkan tangannya ( jika hidup punya tangan ) untuk membantuku melangkah menapaki terjal dan kerasnya jalan kehidupan. andai hidup selalu bawa semilir angin kesejukan di jiwa ini bukan membawa topan yang dalam sekejap memporak-porandakan tatnan jiwa yang tenang ini menjadi berserakan dan murka. aku kadang murka kepada hidup. ia mengisolirku dengan semua kekuranganku walupun sesungguhnya hidup hanya ingin jadi penuntun dan guru terbaikku. akan tetapi aku terlalu tidak sabaran dan terlalu emosi untuk menunggu hidup memberi kecerahan di jiwa ini aku terlalu muak dan bosan atas semua kesakitan ini..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar