18 Mei, 2011

tentang sebuah kata yang kontradiksi bernama "usia"


Ketika saya masih anak-anak saya membayangkan betapa bahagianya lepas dari kekanak-kanakan ini
Tetapi ketika saya dituntut untuk dewasa sesuai umur saya, saya merasa saya hanya ingin menjadi anak-anak
Betapa manusia tidak pernah merasa puas dengan keadaannya..
Betapa manusia terus menuntut dan kadang lupa mensyukurinya
Tetapi dituntut dewasa ternyata sangat sulit
Entah hanya aku saja yang merasakannya atau kalian juga?
Aku merasa aku harus tersenyum ketika aku sedang ingin menangis
Dan ketika aku ingin menangis aku harus menahannya
Bersembunyi terlebih dahulu agar aku tidak malu
Betapa ribetnya berusaha menjadi dewasa itu

Rasanya hanya ingin berlari dan sembunyi
Tertidur di kolong tempat tidur
Dan saat bangun aku lupa bahwa aku habis dimarahi

Tetapi aku tidak lagi bisa seperti itu
Meski aku dapat tertidur
Di saat bangun aku harus tetap menyelesaikan masalahku
Dan semua ini sungguh menyebalkan

Tidak ada komentar: